Rabu, 04 Desember 2019

BEM FT

PROFIL
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM)
FAKULTAS TEKNIK (FT)
VISI:
  1. menjadikan BEM FT sebagai wadah penampung dan penyalur aspirasi mahasiswa Teknik Sipil dan Arsitektur
  2. menjadikan pengurus BEM FT sebagai kader-kader pembawa kebaikan
  3. meningkatkan kerja sama antara BEM FT, Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan Himpunan Mahasiswa Sipil
MISI: 
  1. mendengarkan setiap aspirasi mahasiswa, mendiskusikannya kemudian menindaklanjutinya
  2. menjadikan setiap pengurus BEM sebagai saran pendengar dan penyampai aspirasi
  3. menggadakan kegiatan yang mengikutsertakan mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
  4. Mengadakan koordinasi dengan Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan Himpunan Mahasiswa Sipil

PAGAR NUSA

PROFIL
PAGAR NUSA
     Pencak silat Nahdlatul Ulama “PAGAR NUSA” adalah salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama yang bertugas menggali, mengembangkan, dan melestarikan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa sebagai warisan wali songo.
     Dibentuk dan didirikan oleh para pendirinya yakni para ulama dan pendekar NU pada tanggal 12 Muharam 1406 H, bertepatan dengan 27 September 1985 M bertempat di Ponpes Tebu Ireng Jombang Jawa Timur. Adapun para ulama dan pendekar yang mengikuti musyawarah tersebut antara lain K.H. Agus Ma`sum Jauhari (Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri), Prof. H. Suharbillah S.H LLT (Pengasuh Ponpes An Najiyah Sidosermo Surabaya), K.H. Bukhori Susanto (Lumajang), K.H. Anas Thohir (Lumajang), K.H. Ridlwan Abdullah (Surabaya), K.H. Mujib Ridlwan (Surabaya), Drs. K.H. Abdurrahman Usman, K.H. Samsuri Badawi, K.H. Syaifur Rizal, K.H Ahmad Shidiq, Drs. H. Fuad Anwar, Drs. H. Kuncoro dan Azhar Lamro. Pada musyawarah tersebut disepakati antara lain membentuk Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (IPSNU PAGAR NUSA, pada tanggal 3 Januari 1986 Musyawarah berikutnya diadakan dengan di hadiri PWNU Jawa Timur bertempat di ponpes Lirboyo Kediri.
      Lika liku pendirian PSNU PAGAR NUSA di Unisda pun sangat panjang dan rumit, akan tetapi akhirnya pada tanggal 4 Oktober 2009 yang dimotori oleh para pendekar yakni : Kang Moh. Nawir Ghozali (Bahasa Inggris), Kang Sunaryo (Matematika), Kang Luqman (Ekonomi), Kang Mujianto (Matematika), Kang Munir, Kang Nanang, Kang Mahrus (FAI) DLL. Terbentuklah UKM Seni Bela Diri Pencak Silat NU PAGAR NUSA Rayon Unisda, dan pada tanggal 54 November 2009 diberikan SK secara simbolis oleh wakil rektor Bid. Kemahasiswaan dan Alumni.

GEMMA

PROFIL
GENERASI MUSIK MAHASISWA (GEMMA)
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Generasi Musik Mahasiswa (GEMMA) merupakan salah satu dari beberapa organisasi mahasiswa yang berada di Kampus Unisda Lamongan. UKM yang didirikan pada tanggal 28 Februari ini merupakan salah satu UKM yang cukup diminati oleh kalangan mahasiswa Unisda Lamongan karena Ukm musik GEMMA adalah satu-satunya UKM yang berbasis dengan dunia musik dan event. Sederet prestasi yang membanggakan pun berhasil diraih dalam beberapa event festival band, baik dalam kota maupun luar kota. Selain mahir dalam bidang event organizer, sehingga tidak hanya dapat memainkan alat musik tetapi juga dapat menyelenggarakan suatu event musik.
VISI
“Menjadikan mahasiswa kreatif dan inovatif serta memiliki daya saing dalam bidang musik dan event organizer.”
MISI
“Untuk dapat mencapai visi di atas, Ukm Musik Gemma memiliki beberapa misi, antara lain:
  1. Menjalin kerjasama dengan beberapa instansi maupun perusahaan baik kecil maupun besar.
  2. Mengadakan pelatihan-pelatihan keorganisasian dan skil bermusik.
  3. Mengikuti event festival band baik di wilayah kabupaten, karasidenan.
MOTTO
“DARI HOBBI MENUJU KREASI DAN AKSI”
CP
085730000980 (Ketum Ukm Musik Gemma)

visi dan misi Unisda

VISI
Menjadi Universitas yang Berdaya Saing Kuat, Mandiri, Berbudaya, Islami dan Bertaraf Internasional pada Tahun 2031
MISI
  1. Mengembangkan manajemen kelembagaan dengan prinsip-prinsip tata kelola Universitas yang baik, meningkatkan kualitas SDM, menyediakan sarana-prasarana pendidikan tinggi yang memadai dan berkualitas, serta mengembangkan tata kelola keuangan institusi yang efisien, transparan dan akuntabel.
  2. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas yang menghasilkan lulusan yang islami menmpunyai keunggulan kompetitif/komparatif di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.
  3. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian guna mendukung/menopang pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan pengayaan budaya yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
  4. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya sesuai dengan kepentingan masyarakat dan bangsa.
  5. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak guna memperkaya pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sejarah Unisda

SEJARAH SINGKAT UNISDA


     Secara hakiki Unisda memiliki sejarah yang panjang namun  waktu yang pendek. Hal itu tidak lain adalah bahwa pemikiran berdirinya perguruan tinggi ini sudah ada semenjak hidupnya almarhum almaghfurlah KH. Soefyan Abd. Wahab. Saat itu beliau sebagai ulama pesantren yang berfikir progresif dan punya kepedulian terhadap pendidikan rakyat miskin, bersama saya mulai punya gagasan untuk membuat pendidikan tinggi. Pemikiran ini kira-kira sudah ada sejak akhir tahun tujuh puluhan.
     Beliau sebagai ulama pesantren yang progresif dan punya kepedulian tinggi terhadap pendidikan, saat itu mempunyai keinginan mendirikan pendidikan tingi, gagasan itu mulai mengalir dari pemikiran beliau pada tahun tujuh puluhan, tetapi sebelum gagasan itu terealisasi pada thn 1983 beliau dipanggil kehadirat Allah SWT, 3 tahun setelah itu sebagai terjemahhan dari ide yang dimaksud dirintislah oleh menantunya : Masykuri Shodiq BA ( Alm )
     Adapun sejarah berdirinya  adalah merupakan penerusan dari kelompok studi mahasiswa Undar Jombang yang bertempat di Pondok Pesantren Matholi`ul Anwar Simo Karanggeneng. Kelompok Studi dimaksud adalah pada tahun 1985, semenjak tahun inilah gagasan perguruan tinggi tersebut telah diterjemahkan ke dalam bentuk yang kurang lebih mendekati pada kenyataan sebagai lembaga perguruan tinggi sebagaimana dimaksud oleh Founding Father Pondok Pesantren Matholi`ul Anwar.
      Kelompok belajar Undar Jombang di Pesantren tersebut ternyata mendapat respon positif dari masyarkat sekitar Lamongan. Dorongan dari ulama dan masyarkat tersebut kami respon dengan memulai pengurusannya pada tahun 1987. Secara formal institusional UNISDA berdiri adalah pada tahun 1990, tonggak tahun 1990 inilah UNISDA memulai perencanaan masa depannya.  Pendirian PTS ini inspirasinya tidak sama dengan Untag, IKIP PGRI, Stesia atau Unitomo, namun PTS ini inspiratornya adalah ulama dengan nilai-nilai dasar islam yang kental.
Berdirinya sebuah perguruan tinggi ini diawali dengan didirikannya  YAYASAN UNIVERSITAS ISLAM DARUL `ULUM pada tanggal 12 November 1986 dan mengawali dengan dibentuknya kelompok belajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNDAR Jombang Program studi PLS ( pendidikan Luar Sekolah ) dan PBB (Psikologi Pendidikan dan Bimbingan) di PONDOK PESANTREN MATHOLI’UL ANWAR pada tahun 1985. Semenjak itulah gagasan didirikannya sebuah perguruan tinggi di pondok pesantren Matholi’ul Anwar mendekati kenyataan.

Makna Logo Unisda



Bentuk Lambang
Bentuk lambang adalah segi lima dengan dasar warna Hijau.

Isi Lambang
a. Satu pasang sayap berwarna kuning dasar hitam memiliki bulu sebanyak sembilan buah
b. Satu bintang di atas
c. Lingkaran Gentong
d. Empat buah kitab dan satu keris


Arti Lambang
a. Segi lima menunjukan dasar negara Pancasila dan Rukun Islam
b. Satu sayap berwarna kuning berarti cita-cita tinggi
c. Satu bintang di atas berarti kejayaan UNISDA sepanjang masa
d. Genuk sebagai lambang daerah Kabupaten Lamongan yang artinya tempat air jerni yang diperlukan setiap insan
e. Empat kitab berarti pedoman Islam yang berhaluan ahli sunnah wal jamaah
f. Keris sebagai lambang daerah dan berarti pusaka Sunan Giri yang dipercayakan kepada ADIROGO (penguasa pertama Lamongan) untuk disimpan dan dipelihara di kota Lamongan.

gedung olahraga

Gedung Olahraga

unisda memiliki gedung olahraga sebagai penunjang kegiatan kesehatan jasmani dan rohani. Maka dibangunlah gedung sabudga (sarana budaya dan olahraga) yang di dalamnya dapat digunakan untuk olahraga futsal, volly, basket, badminton, dan tenis meja. Sealain untuk kegiattan olahraga, gedung sabudga juga dapat digunakan untuk kegiatan akbar seperti prosesi wisuda, test CPNS, festival mahasiswa, dll karena di dalamnya dapat menampung sebanyak 5000 orang

cari gedung sabudga disini

Biodata diri

NAMA : FARIZ FAZA ADI PRAMANA
ALAMAT : Ds. BEDAHAN , BABAT LAMONGAN
HOBI : MUSIK
AGAMA : ISLAM
JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
PRODI : ARSITEK
KAMPUS : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan